Selamat Datang di Website Resmi RSUD Tanjung Uban


  Contact : 0771-482655 - IGD 0771-82118

All Posts in Category: Artikel Kesehatan

Kejang-Kram-Otot-1-681x681

Tujuh Hal yang Harus Dilakukan Ketika Kejang ‘Serang’ Anda

Kejang otot bisa ‘menyerang’ siapa saja, dan alasannya bisa saja karena Anda melakukan diet yang buruk untuk tubuh Anda. Solusinya yaitu, Anda harus mempertimbangkan perubahan dalam diet, asupan cairan, perubahan pola latihan atau meningkatkan postur tubuh.

Kejang merupakan kontraksi ‘involunter’ dari otot-otot yang satu (atau lebih otot, red) dan dapat mempengaruhi leher, kaki, punggung atau perut. Mereka bisa menyebabkan banyak ketidaknyamanan kepada para penderitanya.

Otot akan mengencang lalu menyebabkan rasa sakit dan sangat menderita. Ini bisa terjadi kapan saja seperti kejang di betis. Sementara, saat kita sedang tidur menyebabkan kita untuk bangun kesakitan, atau ‘tarikan’ mendadak yang kita rasakan ketika kita bangun pertama kali di pagi hari.

Sangat ideal untuk menghindari melakukan gerakan tiba-tiba agar tidak terpengaruh oleh kejang otot tersebut. Tidak ada pengobatan seperti itu. Namun, dilansir dalam laman Boldsky, berikut solusi cepat serta tepat untuk menyingkirkan rasa sakit dan penderitaan. Ini tujuh hal yang bisa dilakukan setiap kali kejang Anda timbul, yaitu:

Latihan yang tepat
Selalu melakukan latihan pemanasan sebelum memulai latihan dan pendinginan sebelum menyelesaikan sesi latihan. Tiba-tiba Anda ‘terjun’ ke dalam latihan dan tiba-tiba berhenti, dapat menyebabkan peradangan dan nyeri otot, yang menyebabkan kejang mendadak. Berjalan tegak dengan postur yang baik dan juga duduk tegak tanpa membungkuk saat bekerja di meja. Semua kiat ini membuat otot lebih kuat.

Minum air
Dehidrasi juga dapat menyebabkan kejang dan kram. Sehingga sangat bijaksana untuk minum banyak air mineral, terutama jika Anda berolahraga sangat keras. Minuman ‘elektrolit’, natrium dan kalium, juga akan mengisi kembali nutrisi yang hilang pasca latihan.

Beristirahat
Kejang selalu meninggalkan sejumlah nyeri, sehingga yang terbaik adalah untuk mengistirahatkan otot selama beberapa hari ketika Anda terkena nyeri kejang. Otot yang tegang harus diberikan istirahat yang cukup untuk menyembuhkan sekaligus mendapatkan kembali bentuknya.

Di saat yang sama, terus bergerak secara perlahan dan lembut, agar tidak timbul kekakuan pada tubuh. Peregangan tidak harus untuk dilakukan, karena akan memperparah kondisi Anda nantinya.

Fermentasi air hangat
Air hangat membantu otot-otot Anda menjadi rileks. Sebuah bantal pemanas atau botol air panas atau tas dapat digunakan untuk memijat di area yang terkena kejang. Hal ini dapat dilakukan beberapa kali dalam sehari segera setelah Anda mendapatkan kejang. Ini memberikan rasa lega serta nyaman dari rasa sakit. Air hangat dapat digunakan jika diikuti oleh aktivitas yang lain.

Kompres dingin
Menempatkan kantong es atau batu es yang dibungkus dengan kain dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan. Jika Anda akan beristirahat untuk sementara waktu, kemudian terapkan kompres es akan menjadi ide yang baik.

Makan yang sehat
Mengasup makanan bergizi baik membuat banyak penyakit menjauh. Banyak kejang perut bisa disingkirkan dengan melakukan diet dengan memasukkan menu sayuran berdaun hijau, sayuran segar, buah-buahan musiman, pisang, beras merah, biji rami, gandum dan banyak makanan kaya mineral lainnya. Beberapa makanan alami mampu meringankan kejang pada umumnya.

Periksa obat Anda
Kadang-kadang, efek samping yang umum dari banyak obat resep dapat menyebabkan kram otot dan kejang. Jika Anda mulai mengambil obat baru dan kejang terjadi segera setelah itu, berjaga-jaga untuk melihat apakah itu adalah dampak dari obat yang Anda konsumsi.

Sumber : http://www.aktual.com/tujuh-hal-harus-dilakukan-ketika-kejang-serang/

Read More
bersepeda

Kebiasaan Bersepeda Ternyata Bisa Kurangi Resiko Terkena Diabetes

Sebuah penelitian yang dilakukan sebuah Universitas di Denmark menemukan bahwa kegiatan bersepeda bisa membantu mencegah penyakit diabetes tipe 2.

Dalam hasil studi yang disiarkan di Jurnal PLOS Medicine itu, dituliskan, bersepeda, baik untuk alat transportasi ke tempat kerja atau sebagai kegiatan rekreasi, kemungkinan bisa membantu mencegah diabetes tipe 2.

Untuk mendapatkan hasil itu, Martin Rasmussen dari University of Southern Denmark dan rekannya merekrut 24.623 lelaki dan 27.890 perempuan berusia kisaran 50-65 tahun di Denmark.

Penelitian berlangsung selama lima tahun. Dari situ didapatkan pengaruh antara kebiasaan bersepeda dengan penyakit diabetes yang diukur di Danish National Diabetes Registry. Para peserta yang bersepeda lebih kecil kemungkinan terserang diabetes tipe 2. Resiko terserang penyakit tersebut semakin berkurang saat peserta menghabiskan waktu lebih banyak bersepeda di akhir pekan.

“Hasil memperlihatkan orang yang memiliki kebiasaan bersepeda selama masa itu menghadapi kemungkinan 20 persen lebih kecil untuk terserang diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang tidak bersepeda,” tulis hasil penelitian, dilansir dari Xinhua, Rabu (13/7).

Rasmussen mengatakan, temuan ini mungkin jadi kabar yang menarik bagi masyarakat yang hanya punya sedikit waktu untuk terlibat dalam kegiatan fisik dengan menjadikan bersepeda sebagai solusinya. “Karena bersepeda dapat dimasukkan ke dalam kegiatan setiap hari,” ucap dia.

Di dalam satu artikel yang menyertai studi itu, Jenna Panter dan David Ogilvie dari University of Cambridge menyerukan kegiatan kesehatan masyarakat untuk mendukung campur tangan penilaian yang dirancang untuk meningkatkan kebiasaan kegiatan fisik di dalam masyarakat.

“Masa depan pencegahan diabetes tampaknya tergantung atas pengesahan tindakan kesehatan masyarakat yang lebih ambisius, inovatif, dan radikal, dan bukan sekedar terus melakukan metoda ‘pencegahan lemah’ yang ada dengan intensitas yang lebih besar,” tulis kedua ilmuwan tersebut.

“Tak terelakkan bahwa sebagian strategi akan lebih berhasil dibandingkan dengan yang lain dan setiap ‘penyelesaian’ yang diberikan bisa menghasilkan masalah baru, tapi ini tak boleh dijadikan alasan untuk tidak berdiam diri.”

Sumber : http://www.aktual.com/kebiasaan-bersepeda-ternyata-bisa-kurangi-resiko-terkena-diabetes/

Read More
_MG_1345

Kunjungan Pansus & Banggar DPRD Prov. Kepulauan Riau

Pansus & Banggar DPRD Prov. Kepulauan Riau dalam kunjungan ke RSUD Tanjung Uban dalam rangka membahas tentang realisasi pendapatan 2016 & 2017. Pada kesempatan ini ketua Rombongan yang dipimpin Asmin Patros.SH, M.Hum memotivasi direksi & manajemen RSUD Tanjung Uban agar lebih teliti & memperbaiki sistem dalam hal penagihan sehingga pembayaran pihak ke III akan tepat waktu dan target pendapatan yang telah ditetapkan akan tercapai.

Sebelum pulang Tim Pansus juga berkesempatan meninjau lahan & persiapan RSUD Tanjung Uban dalam pembangunan Fisik Unit Pelayan Jiwa

_MG_1350

Tim Pansus meninjau Lokasi untuk Pembangunan Fisik Unit Pelayanan Jiwa

Read More
025245400_1477545121-kanker_getah_bening

Trik Mudah Bedakan Benjolan Kelenjar Tiroid dan Getah Bening

Anda mungkin sulit mendeteksi, apakah benjolan di leher yang dialami termasuk kelenjar tiroid atau getah bening. Ternyata ada trik mudah membedakan benjolan dari kedua kelenjar tersebut.

Benjolan kelenjar tiroid terletak di bagian tengah leher. Kalau pada pria, benjolan kelenjar tiroid terlihat menonjol tepat di bawah jakun.

“Ciri khas benjolan tiroid itu benjolan akan bergerak seiring seseorang sedang menelan. Karena kelenjar ini menempel pada tulang rawan, yang berfungsi untuk menelan. Pergerakan benjolan pun dari bawah ke atas,” ungkap ahli endokrin Fakultas Kedokteran UI-RS Cipto Mangunkusumo, dr Farid Kurniawan, SpPD.Berbeda dengan benjolan kelenjar getah bening.

Ditemui usai acara Sehatkah Tiroidmu? Mengenal Hipotiroid, Hipertiroid, dan Kanker Tiroid di Shangri-la Hotel Jakarta ditulis Minggu (23/7/2017), dr Farid menambahkan, kelenjar getah bening tidak menempel pada tulang rawan, yang berfungsi untuk menelan.

“Kelenjar getah bening itu terlihat tidak bergerak. Letaknya bisa di samping leher (kiri-kanan leher). Kalau kelenjar tiroid itu sudah pasti letaknya di bagian tengah leher,” tambahnya.

dr Farid juga menyarankan, lakukan pemeriksaan segera bila terlihat benjolan di leher. Pastikan terlebih dahulu, apakah benjolan itu kelenjar tiroid atau getah bening.

Pembesaran kelenjar tiroid dan getah bening yang dibiarkan dapat berkembang menjadi kanker.

Sumber : http://health.liputan6.com/read/3032251/trik-mudah-bedakan-benjolan-kelenjar-tiroid-dan-getah-bening

Read More
369127_ilustrasi-anak-tidur_663_382

Cara Mudah Redakan Demam pada Anak Kecil

Demam menandakan adanya komplikasi pada tubuh. Ini bukan penyakit yang datang dengan sendirinya, tetapi menunjukkan suatu penyakit di dalam tubuh. Demam atau suhu tinggi mungkin datang perlahan dan meningkat selama beberapa hari atau bisa meningkat sangat cepat.

Suhu tinggi akan membuat anak Anda merasa tidak nyaman. Menggigil dan berkeringat, kadang-kadang di bawah permukaan kulit Anda akan berwarna merah, merupakan gejala umum bagi anak yang terkena demam.

Untuk mengetahui panas tubuh, gunakan termometer pada anak Anda yang terkena demam. Jangan menebak-nebak suhu anak Anda dari tangan atau permukaan kulit saja. Hal ini dilakukan agar Anda dapat bertindak dengan cepat bila suhu mencapai tingkat tertinggi.

Dilansir dari laman Boldsky, pada anak umur di bawah 12 bulan, demam bisa menjadi indikator dari penyakit yang lebih penting, dan Anda perlu mencari informasi medis dari dokter. Suhu mereka akan menjadi normal setelah infeksi atau alasan lain benar-benar sembuh.

Pada anak yang lebih tua, mengobati demam dilakukan ketika anak Anda merasa tidak nyaman, lesu, dan tidak mendapatkan cukup cairan untuk di minum. Berikan parasetamol cair untuk anak Anda bila mengalami demam dengan dosis yang tepat. Memberikan anak Anda dosis yang tidak dianjurkan dapat menyebabkan kerusakan hati.

Untuk mengurangi demam atau suhu, cara yang paling mudah adalah dengan mengompres dingin merupakan metode yang baik. Rendam kain bersih di dalam air dingin dan letakkan di dahi. Usahakan untuk mengganti air di kain setiap beberapa menit. Selain itu, cara yang paling baik untuk mengurangi demam adalah dengan ke dokter dan istirahat yang cukup agar tubuh dapat melawan infeksi yang menyebabkan demam.

Sumber : http://www.viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/791118-cara-mudah-redakan-demam-pada-anak-kecil

Read More
031198800_1483457355-rubrik-gigi-mulut_Sikat-Lidah-Cegah-Bau-Mulut

Warna Lidah Berubah Putih Tanda Masalah Kesehatan Serius ?

Dalam dunia medis, warna lidah bisa menunjukkan kesehatan Anda. Lidah yang normal berwarna merah muda. Namun, kalau lidah Anda tiba-tiba berubah jadi putih, kemungkinan besar ada plak bersarang di situ.

Menurut Profesor Kedokteran Gigi Klinis di UCLA School of Dentistry AS, Fariba Younai, lidah secara alami membersihkan dirinya sendiri dan memperbaharui sel-sel di permukaan. Cara ini bertujuan menyingkirkan bakteri dan sel-sel yang mati.

Ketika Anda melihat lidah berubah warna jadi putih, ada beberapa penyebab.

“Kondisi ini bisa terjadi karena usia, mulut kering, dan penggunaan alkohol. Bisa juga karena Anda terserang demam atau penyakit. Anda bisa menyingkirkan plak lidah dengan menggunakan obat kumur. Dengan kata lain, ini bukanlah masalah yang serius,” kata dr Younai dikutip dari Refinery29, Senin (15/5/2017).

Plak lidah bisa menyebabkan bau mulut, tapi tidak dianggap sebagai kondisi serius. Namun ada penyebab lain yang harus diperhatikan.

Jika Anda melihat bintik putih di lidah itu bisa menjadi gejala infeksi jamur, peradangan, atau tanda awal kanker lidah. Sebaiknya Anda menghubungi dokter gigi untuk pemeriksaan yang lebih rinci.

Secara normal, lidah yang sehat harus berwarna merah muda dan ditutupi papilla kecil menurut Cleveland Clinic.

Saat Anda menyikat gigi, ada baiknya menyikat lidah untuk menyingkirkan bakteri yang mungkin ada di permukaan lidah.

Read More
014065300_1496040999-073201600_1494823035-071007100_1492678904-Tidur-Nyenyak3

Posisi Tidur yang Sesuai untuk Kesehatan Anda

Tidur adalah waktu untuk beristirahat dari rutinitas harian. Idealnya tidur yang dibutuhkan untuk orang dewasa adalah 7-9 jam perhari. Tidur dan istirahat yang cukup dapat membangkitkan kembali stamina tubuh. Selain itu ternyata posisi tidur juga memiliki peranan terhadap beberapa masalah kesehatan. Tidur dengan cara tertentu dapat membantu meringankan beberapa masalah kesehatan.

  1. Sakit punggung                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Jika Anda menderita nyeri atau sakit di bagian punggung, coba untuk tidur dengan posisi terlentang sambil meletakkan bantal di bawah lutut. Anda juga bisa meletakkan handuk kecil yang digulung di bawah lekuk punggung.
  1. Sakit bahu dan masalah perncernaan                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  Untuk rasa sakit di salah satu bahu , coba tidur dengan posisi menyamping. Posisikan bahu yang sakit di atas dan kedua kaki ditekuk. Anda juga bisa menambahakan bantal untuk bahu dekat dada dan bantal lagi untuk kaki. Sedangkan untuk masalah pencernaan, posisi tidurnya sama dengan sakit bahu hanya saja kamu menghadap ke kiri untuk membantu proses penecernaan lebih lancar.
  1. Masalah sinus                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Jika kamu mempunyai masalah sinus, posisi tidur yang baik adalah kepala yang ditinggikan, tumpuk beberapa bantal untuk tidur, seolah sedang bersandar.
Read More
BERITA

Langkah – langkah pertolongan pertama jika si Kecil mengalami luka bakar.

BERITA

Penanganan luka bakar pada anak balita bergantung pada tingkat keparahan dan penyebab lukanya. Jika si kecil mendapatkan luka bakar yang cukup serius dibagian muka, kedua belah tangan, dan persendian, segera bawa ia ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lanjut. Jika buah hati bunda mengalami luka bahar ringan, misalnya karena menyentuh oven, setrika,  atau air panas, ayah bunda dapat merawatnya dirumah.

Menurut seorang dokter dari FKU-RSCM, dr. Parintosa Atmodiwirjo, sebagaimana dikutip tribunnews.com, penanganan awal luka bakar sangat menentukan proses penyembuhan berikutnya. Ayah bunda harus faham bagaimana menangani si kecil jika mengalami luka bakar di rumah. Berikut adalah beberapa tips penanganan pertama terhadap luka bakar.

BERITA2

Cara menangani luka bakar ringan

Dinginkan bagian tubuh yang terkena luka bakar dengan air. Siram menggunakan air mengalir untuk menurunkan suhu bagian tubuh yang terbakar, jika tidak terdapat air, ayah bunda dapat menggunakan zat cair dingin misalnya susu. Mengolesi luka bakar dengan pasta gigi, mentega, kecap, atau minyak tanah, sebagaimana mitos yang berkembang di masyarakat adalah tindakan yang kurang tepat.

Jika lukanya menyebabkan lepuhan, jangan pecahkan lepuhanya. Oleskan salep atau krim khusus luka bakar.

Cara menangani luka bakar serius

  1. Sama halnya dengan luka bakar ringan, langkah pertama untuk meredakan panas gunakan air dingin. Siram bagian kulit yang terbakar selama 10-20 menit. Air yang digunakan untuk mendinginkan haruslah air yang mengalir, bukan merendamnya. Hindari menggunakan air es pada anak kecil karena berpotensi menimbulkan hipotermia.
  2. Jika luka bakar terjadi di daerah yang tertutup pakaian, usahana untuk membuka pakaian si kecil. Jika tidak bisa, misalnya karena pakaian menempel pada luka bakar, jangan dipaksa. Gunting bagian pakaian dan biarkan yang menempel. Lepaskan pula perhiasan dan apapun yang menghambat pergerakan dari area luka bakar.
  3. Tutupi area luka bakar dengan kain bersih yang tidak berserabut untuk menghindari infeksi sebelum dibawa ke dokter. Ayah bunda dapat menggunakan seprai atau sarung bantal bersih utuk menutupi luka bakar si kecil. Jika luka bakar ditelapak tangan, bunda dapat menggunakan kantung plastik untuk melindungi lukanya.
  4. Jaga kesadaran si kecil, jangan memberikan mereka makan dan minum serta awasi level kesadaranya. Jika si kecil tidak sadar, buka saluran pernafasanya kemudian longgarkan semua pakaian disekitar leher dan pinggang. Segera bawa si kecil ke rumah sakit.

Luka bakar pada daerah mulut dan tenggorokan

Jenis luka bakar pada mulut dan kerongkongan dapat terjadi jika si kecil secara tidak sengaja menelan cairan kimia keras, misalnya cairan pembersih lantai, atau air keras. Jika si kecil mengalami kejadian tersebut, segera bawa mereka ke rumah sakit. Luka bakar jenis ini sangatlah serius karena dapat menyebabkan pembengkakan dan peradangan di daerah kerongkongan. Resiko yang menyertai luka jenis ini adalah kesulitan bernafas dan tercekik.

 

Read More

18 Tanda Anda Mengalami Migrain

Banyak orang di berbagai belahan dunia ini sering mengalami migrain. Migrain adalah sakit kepala yang berdenyut, sering terjadi pada satu sisi bagian kepala. Aktivitas yang melibatkan fisik mungkin dapat meredakannya, namun gejala-gejalanya bervariasi antar tiap orang, dan dari satu serangan ke serangan yang berikutnya.

“Pada pasien yang mengalami migrain, kita akan memperlakukan semua sakit kepalanya yang juga bisa berpotensi sebagai migrain”, kata Anne Calhoun, MD, mitra dan pendiri dari Carolina Headache Institute, Chapel Hill, NC.

Read More

7 Hal Yang Kerap Dikhawatirkan Ibu Hamil

Menanti kelahiran buah hati tercinta bisa menjadi momen yang menyenangkan sekaligus mendebarkan. Akan tetapi, selama proses mengandung, ada banyak hal yang sering dikhawatirkan atau ditakutkan ibu hamil, apalagi jika hal ini adalah pengalaman pertamanya.

Hal terpenting untuk diingat baik-baik adalah, jika anda (ibu hamil) dalam kondisi sehat, anda tidak perlu terlalu khawatir dan panik. Untuk itu, Alyssa Dweck, M.D., seorang asisten professor di departemen kebidanan di Mount sinai School of Medicine menyarankan agar ibu hamil lebih fokus untuk menjaga kesehatannya daripada mengkhawatirkan hal-hal yang tidak perlu.

Read More