Selamat Datang di Website Resmi RSUD Tanjung Uban


  Contact : 0771-482655 - IGD 0771-82118

All posts by rsud

_MG_1537

Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijah 1439 H

Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijah 1439 H RSUD Tanjung Uban kembali melakukan Penyembelihan hewan Kurban seperti Hari Raya Idul Adha sebelumnya. tahun ini RSUD Tanjung Uban menyembelih hewan kurban 1 ekor sapi dan 4 ekor kambing, dalam acara ini sebagai Ketua Panitia H. Pathurrahman, S.Kep memulai acara setelah selesai melakukan Sholat Ied sekitar jam 9 pagi, sampai dengan selesai.

Adapun yang menerima daging hewan kurban tersebut adalah sebagian karyawan RSUD dan orang yang kurang mampu disekitaran RSUD Tanjung Uban

_MG_1527

Read More
_MG_1463

Peringatan Hari Anak Nasional

Dalam Rangka Peringatan Hasi Anak Nasional 23 Juli 2017 dan Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-72 tahun, Tim PKRS RSUD Tanjung Uban mengadakan acara edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut yang bertema : ” ANAK SEHAT ANAK YANG MERDEKA DARI SAKIT GIGI ”

Dalam acara ini diundang perwakilan dari 5 TK yang berada dikawasan Seri Kuala Lobam yang terdiri dari :

  1. TK.
  2. TK.
  3. TK.
  4. TK.
  5. TK

Dengan jumlah keseluruhan 90 orang Siswa/siswi TK, Edukasi kesehatan Gigi dan Mulut dibawakan dengan ‘Mini Drama’ yang diperankan oleh badut Mickey-Minnie Mouse dan Dokter Gigi. diakhir acara dokter melakukan pemeriksaan gigi gratis kepada anak TK.

_MG_1423

IMG_20170829_104153

Read More
Kejang-Kram-Otot-1-681x681

Tujuh Hal yang Harus Dilakukan Ketika Kejang ‘Serang’ Anda

Kejang otot bisa ‘menyerang’ siapa saja, dan alasannya bisa saja karena Anda melakukan diet yang buruk untuk tubuh Anda. Solusinya yaitu, Anda harus mempertimbangkan perubahan dalam diet, asupan cairan, perubahan pola latihan atau meningkatkan postur tubuh.

Kejang merupakan kontraksi ‘involunter’ dari otot-otot yang satu (atau lebih otot, red) dan dapat mempengaruhi leher, kaki, punggung atau perut. Mereka bisa menyebabkan banyak ketidaknyamanan kepada para penderitanya.

Otot akan mengencang lalu menyebabkan rasa sakit dan sangat menderita. Ini bisa terjadi kapan saja seperti kejang di betis. Sementara, saat kita sedang tidur menyebabkan kita untuk bangun kesakitan, atau ‘tarikan’ mendadak yang kita rasakan ketika kita bangun pertama kali di pagi hari.

Sangat ideal untuk menghindari melakukan gerakan tiba-tiba agar tidak terpengaruh oleh kejang otot tersebut. Tidak ada pengobatan seperti itu. Namun, dilansir dalam laman Boldsky, berikut solusi cepat serta tepat untuk menyingkirkan rasa sakit dan penderitaan. Ini tujuh hal yang bisa dilakukan setiap kali kejang Anda timbul, yaitu:

Latihan yang tepat
Selalu melakukan latihan pemanasan sebelum memulai latihan dan pendinginan sebelum menyelesaikan sesi latihan. Tiba-tiba Anda ‘terjun’ ke dalam latihan dan tiba-tiba berhenti, dapat menyebabkan peradangan dan nyeri otot, yang menyebabkan kejang mendadak. Berjalan tegak dengan postur yang baik dan juga duduk tegak tanpa membungkuk saat bekerja di meja. Semua kiat ini membuat otot lebih kuat.

Minum air
Dehidrasi juga dapat menyebabkan kejang dan kram. Sehingga sangat bijaksana untuk minum banyak air mineral, terutama jika Anda berolahraga sangat keras. Minuman ‘elektrolit’, natrium dan kalium, juga akan mengisi kembali nutrisi yang hilang pasca latihan.

Beristirahat
Kejang selalu meninggalkan sejumlah nyeri, sehingga yang terbaik adalah untuk mengistirahatkan otot selama beberapa hari ketika Anda terkena nyeri kejang. Otot yang tegang harus diberikan istirahat yang cukup untuk menyembuhkan sekaligus mendapatkan kembali bentuknya.

Di saat yang sama, terus bergerak secara perlahan dan lembut, agar tidak timbul kekakuan pada tubuh. Peregangan tidak harus untuk dilakukan, karena akan memperparah kondisi Anda nantinya.

Fermentasi air hangat
Air hangat membantu otot-otot Anda menjadi rileks. Sebuah bantal pemanas atau botol air panas atau tas dapat digunakan untuk memijat di area yang terkena kejang. Hal ini dapat dilakukan beberapa kali dalam sehari segera setelah Anda mendapatkan kejang. Ini memberikan rasa lega serta nyaman dari rasa sakit. Air hangat dapat digunakan jika diikuti oleh aktivitas yang lain.

Kompres dingin
Menempatkan kantong es atau batu es yang dibungkus dengan kain dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan. Jika Anda akan beristirahat untuk sementara waktu, kemudian terapkan kompres es akan menjadi ide yang baik.

Makan yang sehat
Mengasup makanan bergizi baik membuat banyak penyakit menjauh. Banyak kejang perut bisa disingkirkan dengan melakukan diet dengan memasukkan menu sayuran berdaun hijau, sayuran segar, buah-buahan musiman, pisang, beras merah, biji rami, gandum dan banyak makanan kaya mineral lainnya. Beberapa makanan alami mampu meringankan kejang pada umumnya.

Periksa obat Anda
Kadang-kadang, efek samping yang umum dari banyak obat resep dapat menyebabkan kram otot dan kejang. Jika Anda mulai mengambil obat baru dan kejang terjadi segera setelah itu, berjaga-jaga untuk melihat apakah itu adalah dampak dari obat yang Anda konsumsi.

Sumber : http://www.aktual.com/tujuh-hal-harus-dilakukan-ketika-kejang-serang/

Read More
bersepeda

Kebiasaan Bersepeda Ternyata Bisa Kurangi Resiko Terkena Diabetes

Sebuah penelitian yang dilakukan sebuah Universitas di Denmark menemukan bahwa kegiatan bersepeda bisa membantu mencegah penyakit diabetes tipe 2.

Dalam hasil studi yang disiarkan di Jurnal PLOS Medicine itu, dituliskan, bersepeda, baik untuk alat transportasi ke tempat kerja atau sebagai kegiatan rekreasi, kemungkinan bisa membantu mencegah diabetes tipe 2.

Untuk mendapatkan hasil itu, Martin Rasmussen dari University of Southern Denmark dan rekannya merekrut 24.623 lelaki dan 27.890 perempuan berusia kisaran 50-65 tahun di Denmark.

Penelitian berlangsung selama lima tahun. Dari situ didapatkan pengaruh antara kebiasaan bersepeda dengan penyakit diabetes yang diukur di Danish National Diabetes Registry. Para peserta yang bersepeda lebih kecil kemungkinan terserang diabetes tipe 2. Resiko terserang penyakit tersebut semakin berkurang saat peserta menghabiskan waktu lebih banyak bersepeda di akhir pekan.

“Hasil memperlihatkan orang yang memiliki kebiasaan bersepeda selama masa itu menghadapi kemungkinan 20 persen lebih kecil untuk terserang diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang tidak bersepeda,” tulis hasil penelitian, dilansir dari Xinhua, Rabu (13/7).

Rasmussen mengatakan, temuan ini mungkin jadi kabar yang menarik bagi masyarakat yang hanya punya sedikit waktu untuk terlibat dalam kegiatan fisik dengan menjadikan bersepeda sebagai solusinya. “Karena bersepeda dapat dimasukkan ke dalam kegiatan setiap hari,” ucap dia.

Di dalam satu artikel yang menyertai studi itu, Jenna Panter dan David Ogilvie dari University of Cambridge menyerukan kegiatan kesehatan masyarakat untuk mendukung campur tangan penilaian yang dirancang untuk meningkatkan kebiasaan kegiatan fisik di dalam masyarakat.

“Masa depan pencegahan diabetes tampaknya tergantung atas pengesahan tindakan kesehatan masyarakat yang lebih ambisius, inovatif, dan radikal, dan bukan sekedar terus melakukan metoda ‘pencegahan lemah’ yang ada dengan intensitas yang lebih besar,” tulis kedua ilmuwan tersebut.

“Tak terelakkan bahwa sebagian strategi akan lebih berhasil dibandingkan dengan yang lain dan setiap ‘penyelesaian’ yang diberikan bisa menghasilkan masalah baru, tapi ini tak boleh dijadikan alasan untuk tidak berdiam diri.”

Sumber : http://www.aktual.com/kebiasaan-bersepeda-ternyata-bisa-kurangi-resiko-terkena-diabetes/

Read More
_MG_1345

Kunjungan Pansus & Banggar DPRD Prov. Kepulauan Riau

Pansus & Banggar DPRD Prov. Kepulauan Riau dalam kunjungan ke RSUD Tanjung Uban dalam rangka membahas tentang realisasi pendapatan 2016 & 2017. Pada kesempatan ini ketua Rombongan yang dipimpin Asmin Patros.SH, M.Hum memotivasi direksi & manajemen RSUD Tanjung Uban agar lebih teliti & memperbaiki sistem dalam hal penagihan sehingga pembayaran pihak ke III akan tepat waktu dan target pendapatan yang telah ditetapkan akan tercapai.

Sebelum pulang Tim Pansus juga berkesempatan meninjau lahan & persiapan RSUD Tanjung Uban dalam pembangunan Fisik Unit Pelayan Jiwa

_MG_1350

Tim Pansus meninjau Lokasi untuk Pembangunan Fisik Unit Pelayanan Jiwa

Read More
debat

Sidak Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Komisi IV

Anggota DPRD PROVINSI KEPRI Komisi 4 ke RSUD Tanjung Uban
Ketua Teddy Jun Askara atau yang akrab di sapa TJA bersama rombongan langsung menuju ke RSUD Tanjung Uban melakukan sidak…
TJA pun langsung keliling bergegas menuju ke poli , untuk menanyakan ke pasien mengenai pelayanan RSUD…
Salah satu pasien menjelaskan untuk pelayanan di RSUD sangat bagus dan pelayanan nya pun cepat….
Direktur dan TJA pun merasa senang ,dan puas hasil jawaban pasien tersebut
Dengan hasil wawancara ini , TJA menghimbau ke pada direktur RSUD Agar memberikan pelayanan yang terbaik untuk pasien bukan hanya sekarang tapi seterusnya harus tetap di pertahankan.//red//

20374734_719088784960694_1535804113559408013_n

20293156_719088864960686_3048109191622441075_n

20374441_719088728294033_7279386460362756731_n

 

Read More
heW6KEMd5m

Perkembangan Bahasa Anak Dimulai Sejak dalam Kandungan

Sebuah studi menarik menunjukkan bahwa bayi yang terbiasa diajak biacara saat masih berada dalam kandungan ternyata dapat membedakan penggunaan suara dalam berbagai bahasa yang dipakai. Kemampuan tersebut bahkan sudah ada sejak janin berusia satu bulan.

Studi tersebut menunjukkan bahwa janin dapat mendengar berbagai hal, termasuk ceramah dengan suara diredam.

Detak jantung janin juga akan berubah ketika mendengar suara yang asing atau menggunakan bahasa berbeda baginya. Hal itu terbukti dari sebuah percobaan dimana detak jantung bayi berubah saat mendengar seseorang berbicara dalam bahasa Jepang, dan kembali normal setelah diajak bicara dengan bahasa Inggris.

“Studi ini menunjukkan bahwa perkembangan bahasa kemungkinan sudah dimulai sejak di uterus. Janin menyetel telinga mereka pada bahasa yang akan mereka terima bahkan sebelum mereka lahir, berdasarkan pada sinyal ceramah yang diberikan untuk mereka saat dalam uterus,” ujar pemimpin studi Utako Minai, asisten profesor dari University of Kansas.

“Sensitivitas pre-natal pada hal-hal berirama pada bahasa kemungkinan menjadi salah satu susunan pertama anak dalam perolehan bahasa,” tambah Minai.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal NeuroReport tersebut memeriksa 24 wanita yang rata-rata hamil delapan bulan. Minai meminta dua pembicara bahasa, yaitu Inggris dan Jepang, untuk merekam suara mereka. Kedua rekaman tersebut kemudian diperdengarkan pada janin.

Menurut Minai, lingkungan dalam kandung bersifat berisik karena beberapa hal seperti suara usus ibu, detak dan suara jantung ibu, dan suara-suara yang berasal dari luar tubuh ibu.

“Tanpa paparan suara, korteks audio tak akan mendapat cukup rangsangan untuk berkembang dengan baik. Studi ini memberikan bukti bahwa perkembangan tersebut berhubungan dengan bahasa,” ujar peneliti lain Kathleen Gustafson.

Sumber : http://rona.metrotvnews.com/kesehatan/5b2jd5vb-perkembangan-bahasa-anak-dimulai-sejak-dalam-kandungan

Read More
025245400_1477545121-kanker_getah_bening

Trik Mudah Bedakan Benjolan Kelenjar Tiroid dan Getah Bening

Anda mungkin sulit mendeteksi, apakah benjolan di leher yang dialami termasuk kelenjar tiroid atau getah bening. Ternyata ada trik mudah membedakan benjolan dari kedua kelenjar tersebut.

Benjolan kelenjar tiroid terletak di bagian tengah leher. Kalau pada pria, benjolan kelenjar tiroid terlihat menonjol tepat di bawah jakun.

“Ciri khas benjolan tiroid itu benjolan akan bergerak seiring seseorang sedang menelan. Karena kelenjar ini menempel pada tulang rawan, yang berfungsi untuk menelan. Pergerakan benjolan pun dari bawah ke atas,” ungkap ahli endokrin Fakultas Kedokteran UI-RS Cipto Mangunkusumo, dr Farid Kurniawan, SpPD.Berbeda dengan benjolan kelenjar getah bening.

Ditemui usai acara Sehatkah Tiroidmu? Mengenal Hipotiroid, Hipertiroid, dan Kanker Tiroid di Shangri-la Hotel Jakarta ditulis Minggu (23/7/2017), dr Farid menambahkan, kelenjar getah bening tidak menempel pada tulang rawan, yang berfungsi untuk menelan.

“Kelenjar getah bening itu terlihat tidak bergerak. Letaknya bisa di samping leher (kiri-kanan leher). Kalau kelenjar tiroid itu sudah pasti letaknya di bagian tengah leher,” tambahnya.

dr Farid juga menyarankan, lakukan pemeriksaan segera bila terlihat benjolan di leher. Pastikan terlebih dahulu, apakah benjolan itu kelenjar tiroid atau getah bening.

Pembesaran kelenjar tiroid dan getah bening yang dibiarkan dapat berkembang menjadi kanker.

Sumber : http://health.liputan6.com/read/3032251/trik-mudah-bedakan-benjolan-kelenjar-tiroid-dan-getah-bening

Read More
369127_ilustrasi-anak-tidur_663_382

Cara Mudah Redakan Demam pada Anak Kecil

Demam menandakan adanya komplikasi pada tubuh. Ini bukan penyakit yang datang dengan sendirinya, tetapi menunjukkan suatu penyakit di dalam tubuh. Demam atau suhu tinggi mungkin datang perlahan dan meningkat selama beberapa hari atau bisa meningkat sangat cepat.

Suhu tinggi akan membuat anak Anda merasa tidak nyaman. Menggigil dan berkeringat, kadang-kadang di bawah permukaan kulit Anda akan berwarna merah, merupakan gejala umum bagi anak yang terkena demam.

Untuk mengetahui panas tubuh, gunakan termometer pada anak Anda yang terkena demam. Jangan menebak-nebak suhu anak Anda dari tangan atau permukaan kulit saja. Hal ini dilakukan agar Anda dapat bertindak dengan cepat bila suhu mencapai tingkat tertinggi.

Dilansir dari laman Boldsky, pada anak umur di bawah 12 bulan, demam bisa menjadi indikator dari penyakit yang lebih penting, dan Anda perlu mencari informasi medis dari dokter. Suhu mereka akan menjadi normal setelah infeksi atau alasan lain benar-benar sembuh.

Pada anak yang lebih tua, mengobati demam dilakukan ketika anak Anda merasa tidak nyaman, lesu, dan tidak mendapatkan cukup cairan untuk di minum. Berikan parasetamol cair untuk anak Anda bila mengalami demam dengan dosis yang tepat. Memberikan anak Anda dosis yang tidak dianjurkan dapat menyebabkan kerusakan hati.

Untuk mengurangi demam atau suhu, cara yang paling mudah adalah dengan mengompres dingin merupakan metode yang baik. Rendam kain bersih di dalam air dingin dan letakkan di dahi. Usahakan untuk mengganti air di kain setiap beberapa menit. Selain itu, cara yang paling baik untuk mengurangi demam adalah dengan ke dokter dan istirahat yang cukup agar tubuh dapat melawan infeksi yang menyebabkan demam.

Sumber : http://www.viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/791118-cara-mudah-redakan-demam-pada-anak-kecil

Read More
031198800_1483457355-rubrik-gigi-mulut_Sikat-Lidah-Cegah-Bau-Mulut

Warna Lidah Berubah Putih Tanda Masalah Kesehatan Serius ?

Dalam dunia medis, warna lidah bisa menunjukkan kesehatan Anda. Lidah yang normal berwarna merah muda. Namun, kalau lidah Anda tiba-tiba berubah jadi putih, kemungkinan besar ada plak bersarang di situ.

Menurut Profesor Kedokteran Gigi Klinis di UCLA School of Dentistry AS, Fariba Younai, lidah secara alami membersihkan dirinya sendiri dan memperbaharui sel-sel di permukaan. Cara ini bertujuan menyingkirkan bakteri dan sel-sel yang mati.

Ketika Anda melihat lidah berubah warna jadi putih, ada beberapa penyebab.

“Kondisi ini bisa terjadi karena usia, mulut kering, dan penggunaan alkohol. Bisa juga karena Anda terserang demam atau penyakit. Anda bisa menyingkirkan plak lidah dengan menggunakan obat kumur. Dengan kata lain, ini bukanlah masalah yang serius,” kata dr Younai dikutip dari Refinery29, Senin (15/5/2017).

Plak lidah bisa menyebabkan bau mulut, tapi tidak dianggap sebagai kondisi serius. Namun ada penyebab lain yang harus diperhatikan.

Jika Anda melihat bintik putih di lidah itu bisa menjadi gejala infeksi jamur, peradangan, atau tanda awal kanker lidah. Sebaiknya Anda menghubungi dokter gigi untuk pemeriksaan yang lebih rinci.

Secara normal, lidah yang sehat harus berwarna merah muda dan ditutupi papilla kecil menurut Cleveland Clinic.

Saat Anda menyikat gigi, ada baiknya menyikat lidah untuk menyingkirkan bakteri yang mungkin ada di permukaan lidah.

Read More