Selamat Datang di Website Resmi RSUD Tanjung Uban


  Contact : 0771-482655 - IGD 0771-82118

18 Tanda Anda Mengalami Migrain

Banyak orang di berbagai belahan dunia ini sering mengalami migrain. Migrain adalah sakit kepala yang berdenyut, sering terjadi pada satu sisi bagian kepala. Aktivitas yang melibatkan fisik mungkin dapat meredakannya, namun gejala-gejalanya bervariasi antar tiap orang, dan dari satu serangan ke serangan yang berikutnya.

“Pada pasien yang mengalami migrain, kita akan memperlakukan semua sakit kepalanya yang juga bisa berpotensi sebagai migrain”, kata Anne Calhoun, MD, mitra dan pendiri dari Carolina Headache Institute, Chapel Hill, NC.

Tanda-Tanda Migrain

Seperti yang dikutip dari health.com, berikut adalah 18 tanda seseorang mengalami migrain :

1. Aura

Beberapa orang yang sensitif mengalami visualisasi aura / pancaran cahaya seperti lampu berkedip, bintik-bintik, atau berbentuk garis.

2. Depresi, lekas marah, atau kegembiraan

Perubahan mood dapat menjadi tanda migrain. “Beberapa pasien akan merasa sangat tertekan atau tiba-tiba murung tanpa alasan,” kata Dr Calhoun. “Orang lain akan merasa sebaliknya” Peneliti Belanda baru-baru ini melaporkan ada sebuah kemungkinan hubungan genetik antara depresi dan migrain.

Data yang disajikan di pertemuan tahunan American Academy of Neurology 2010 menunjukkan bahwa depresi sedang atau berat meningkatkan risiko migrain episodik menjadi kronis.

3. Tidur tidak nyenyak

Bangun tidur masih merasa lelah atau mengalami kesulitan tidur adalah masalah umum dengan seseorang yang memiliki migrain. Penelitian telah menunjukkan adanya hubungan antara tidur kurang nyenyak, frekuensi, dan intensitas migrain.

Ketika migrain menyerang, sulit untuk mendapatkan tidur malam yang baik. “Banyak orang akan menderita insomnia akibat migrain mereka,” kata Edmund Messina, MD, direktur medis dari Klinik Sakit kepala Michigan, di East Lansing

4. Hidung tersumbat atau mata berair

Beberapa orang dengan migrain memiliki gejala sinus, seperti hidung tersumbat, kelopak mata murung, atau berair, Dr Messina kata. Satu penelitian besar menemukan bahwa, di antara orang-orang yang mengeluh sakit kepala sinus, hampir 90% dari mereka memiliki migrain. (Penelitian ini didanai oleh GlaxoSmithKline, yang membuat obat migrain.)

5. Mengidam

Sebelum serangan migrain terjadi, beberapa orang mengidamkan makanan tertentu. “Makanan yang umum diidamkan adalah cokelat,” kata Dr Messina.

6. Nyeri berdenyut pada satu atau kedua sisi kepala

Nyeri berdenyut adalah tanda klasik migrain. Denyutan yang sering dirasakan pada satu sisi kepala. Dalam sebuah survei online dari pasien yang memiliki migrain, National Headache Foundation menemukan bahwa 50% “selalu” memiliki denyutan pada satu sisi bagian kepala, sementara 34% dari mereka mengatakan “sering” memiliki gejala ini.

7. Sakit Mata

Nyeri migrain sering bersembunyi di belakang mata. Orang-orang akan menyalahkan migrain pada tegangan mata dan kebanyakan dari mereka akan diperiksa matanya, namun hal tersebut tidak akan membuat sakit kepalanya menjadi lebih baik, kata Dr Messina.

8. Nyeri leher

“Banyak orang akan berkata, ‘leher saya terasa kaku dan kemudian saya sakit kepala.” Nah, itu mungkin adalah tahap awal dari migrain, “kata Dr Messina. “Atau setelah migrain, mereka akan mendapatkan gejala-gejala di leher atau mereka akan mengalami nyeri berdenyut pada bagian belakang leher mereka.”

Dalam sebuah survei online, National Headache Foundation menemukan 38% dari pasien migrain “selalu” memiliki sakit leher dan 31% “sering” mengalami nyeri leher selama sakit kepala migrain.

9. Sering buang air kecil

Jika sering buang air kecil, itu bisa berarti migrain akan datang. Ini adalah salah satu gejala yang dialami banyak orang sebelum migrain. Tanda-tanda peringatan ini, juga dikenal sebagai fase prodome dari migrain, dapat datang sekurangnya satu jam atau sebanyak dua hari sebelum dimulainya sakit kepala.

10. Menguap

Menguap terlalu banyak adalah salah satu tanda bahwa migrain telah datang untuk menyerang. Lelah yang tidak seperti biasanya, menyebabkan banyak menguap yang hampir terjadi setiap beberapa menit. Dalam satu studi tahun 2006 di jurnal Cephalalgia, sekitar 36% dari pasien migrain melaporkan bahwa menguap adalah salah satu tanda dari datangnya migrain.

11. Mati rasa atau kesemutan

Beberapa orang yang memiliki migrain mempunyai aura sensorik. Mereka mungkin mengalami mati rasa sementara atau perasaan kesemutan, biasanya pada satu bagian tubuh, yang bergerak dari ujung jari melalui lengan dan wajah.

12. Mual atau muntah

Menurut data dari American Migraine Study II, sebuah survey yang melibatkan lebih dari 3.700 penderita migrain, 73% diantaranya mengalami mual dan 29% mengalami muntah. Penelitian ini didanai oleh produsen obat.

13. Cahaya, kebisingan, atau bau tertentu

Dalam pergolakan serangan migrain, penderita migrain cenderung mencari perlindungan di tempat yang gelap dan tenang. Lampu terang dan suara keras dapat memicu migrain atau malah makin memperburuk sakit tersebut. Hal yang sama juga terjadi pada bau tertentu.

14. Aktivitas tertentu

Kegiatan rutin seperti berjalan atau naik tangga dapat memicu serangan migran atau malah membuat nyeri migrain makin parah. Beberapa migrain disebabkan oleh latihan (lari, angkat berat) atau aktivitas seksual.

15. Kesulitan Berbicara

Tidak bisa mengeluarkan kata-kata? Kesulitan dalam berbicara bisa menjadi tanda lain bahwa migrain telah datang pada anda.

16. Kelemahan pada salah satu bagian tubuh

Ketika lengan anda tiba-tiba terasa lemas, mungkin itu menjadi salah satu tanda anda terkena migrain. Beberapa orang mengalami kelemahan otot pada satu sisi tubuh sebelum serangan migrain. Hal ini juga bisa menjadi tanda stroke, bagaimanapun, berkonsultasilah pada dokter untuk menyingkirkan penyebab yang lainnya.

17. Vertigo atau penglihatan ganda

Salah satu jenis migrain, disebut migrain jenis basilar, dapat menyebabkan pusing, penglihatan ganda, atau kehilangan penglihatan. Beberapa orang dengan migrain mungkin mengalami masalah keseimbangan juga.

Dalam penelitian terbaru, Dr Calhoun dan rekan-rekannya menemukan hubungan antara intensitas migrain dan pusing atau vertigo. Semakin kuat migrain, semakin pasien lebih mengeluhkannya. “Kesimpulan kami yang terbaik adalah bahwa hal itu sebenarnya bagian dari migrain,” katanya. “Ini gejala migrain.”

18. Kelelahan, lemah hingga sulit konsentrasi

Setelah migrain berlalu, seseorang mungkin merasa tubuhnya sakit seperti telah dipukuli. Dalam penelitian terbaru, peneliti mewawancarai pasien migrain dan menemukan bahwa mereka sering mengalami gejala seperti kelelahan, kesulitan berkonsentrasi, lemah, pusing ringan, dan kehilangan energi selama periode pasca-migrain. “Ini bisa sangat melelahkan,” kata Dr Messina.

Sumber : www.health.com